Senin, 31 Oktober 2011

Definisi dari ilmu manajemen adalah suatu ilmu yang mempelajari secara komprehensif tentang bagaimana mengarahkan dan mengelola orang-orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda-beda dengan tujuan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
beberapa pendapat lainnya tentang definisi manajemen ini.
  • manajemen merupakan suatu rangkaian aktivitas (termasuk perencanaan dan pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian) yang diarahkan pada sumber-sumber daya organisasi (manusia. finansial, fisik, dan informasi) untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien (Ricky W. Griffin).
  • Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. (George R. Terry dan Leslie W. Rue).
  • Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan penggunaan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (James A.F. Stoner).
Tujuan dan manfaat ilmu manajemen
  • mampu memberikan arah pencapaian kinerja secara terukur dan sistematis sehingga diharapkan pekerjaan dapat dikerjakan berdasarkan time schedule.
  • mampu menempatkan perusahaan dalam kerangka kerja yang mengedepankan konsep efisiensi dan efektifitas. efisiensi dilihat dari segi biaya yang dipergunakan sesuai dengan alokasi yang dianggarkan bahkan jika memungkinkan lebih rendah dari yang teralokasi. sedangkan konsep efektifitas melihat pada sisi penghematan waktu yang bisa dilakukan, artinya suatu pekerjaan mampu dilaksanakan dan terselesaikan secara tepat waktu yang direncanakan.
  • membuat perusahaan telah menerapkan konsep manajemen yang memenuhi standar-standar aturan yang telah disepakati. sehingga para klien dan mitra bisnis menaruh simpati serta kepercayaan pada perusahaan.
 Ciri-ciri ilmu manajemen dahulu:
  • Sistem pencatatan setiap informasi yang diperoleh bersifat manual dan tidak sistematis.
  • pengelolaan dan pengambilan keputusan organisasi sangat bertumpu pada satu orang, sehingga pengambilan keputusan menjadi lambat.
  • loyalitas konsumen pada organisasi tidak bersifat multi arah, karena konsumen hanya mengenal/mempercayai orang-orang tertentu saja.
  • keputusan kadangkala bersifat memaksa dan tidak aspiratif dalam mendengar keluhan dari para karyawan. karena mekanisme kerja menempatkan karyawan sebagai pihak kerja semata.
  • pemilik perusahaan lebih mengedepankan kaderisasi dari orang-orang yang terdekat, bukan bersifat siapa yang berprestasi dibolehkan. sehingga peluang untuk memperoleh kepuasan dalam mengelola perusahaan sulit untuk bisa diperoleh.
Ciri-ciri ilmu manajemen sekarang :
  • sistem pencatatan informasi telah berlangsung secara sistematis dan terkomputerisasi dengan baik.
  • mengajarkan konsep pengambilan keputusan kepada seluruh karyawan, dan para karyawan dikaderkan untuk suatu saat menjadi pimpinan atau decision maker, termasuk pada keputusan-keputusan penting.
  • loyalitas konsumen bersifat universal, dimana konsumen melihat organisasi secara keseluruhan dan berfikir menjadi jauh lebih realistis. dengan kata lain keputusan konsumen tidak berdasarkan perasaan namun logika ilmu yang dimiliki.
  • mengedepankan semangat kerja keras dan berusaha untuk selalu menghargai setiap karyawan berdasarkan aturan-aturan yang disepakati seperti aturan UMR bagi karyawan, fasilitas kesehatan, dan lain sebagainya.
  • karyawan yang berprestasi memungkinkan memperoleh penghargaan, bahkan para komisaris menyetujui jika ada pihak manajemen perusahaan yang berkeinginan untuk membeli saham perusahaan. sehingga diharapkan dengan konsep seperti itu tanggung jawab manajemen pada perusahaan menjadi semakin tinggi.
4 permasalahan-permasalahan umum dalam bidang manajemen
  • perkembangan ilmu manajemen yang begitu pesat masih belum mampu memberikan kepuasan kepada berbagai pihak sebagai penggunanya, yaitu baik organisasi profit dan non profit. contohnya dalam menyelesaikan berbagai konflik internal dan eksternal di perusahaan.
  • berbagai penelitian dalam bidang ilmu manajemen yang dilakukan oleh para peneliti belum semuanya bisa diterapkan. hambatan atau kendala penerapan tersebut disebabkan oleh berbagai alasan, baik karena peraturan pemerintahan dan juga budaya di lingkungan organisasi yang tidak mendukung ke arah tersebut.
  • ilmu manajemen belum mampu memberi keadilan kepada para pihak yang selama ini dianggap sebagai kelompok yang dirugikan oleh keberadaan suatu organisasi. misalnya masalah pencemaran lingkungan baik berbentuk limbah beracun, polusi udara, dan lain sebagainya. dimana pemahaman pihak manajemen perusahaan masih sebatas mengejar profit dan kontinuitas, tapi belum pada perwujudan kesejahteraan bersama.
  • undang-undang yang berhubungan dengan peraturan perusahaan dan sejenisnya belum menempatkan konsep manajemen dalam kondisi yagn benar-benar ideal. dalam artian undang-undang tersebut belum tersusun mewakili keinginan para pihak khususnya para stakeholders, tapi kadang kala disusun karena keinginan atau adanya tekanan pihak tertentu.
Definisi Manjer
Manajer adalah mereka yang memiliki tanggung jawab dalam usaha memajukan dan mempertahankan perusahaan, terutama pada saat-saat sulit.

Menurut James A.F. Stoner manajer yaitu:
  • Manajer bekerja dengan dan orang lain.
  • Manajer bertanggung jawab dan bertanggung gugat.
  • Manajer menyelaraskan tujuan yang saling bertentangan dan menentukan prioritas.
  • Manajer harus berpikir secara analitis dan konseptual.
  • Manajer adalah penengah (mediator).
  • Manajer adalah politikus.
  • Manajer adalah diplomat.
  • Manajer adalah symbol.
  • Manajer mengambil keputusan yang sukar.
Peranan Ilmu manajemen bagi Manajer
Ilmu manajemen mampu memberi tuntutan kepada manajer bagaimana mewujudkan semua itu dengan mempergunakan seni bergaul, memimpin, berkomunikasi dan mendengar dari berbagai pihak untuk selanjutnya diarahkan guna mewujudkan tujuan dari cita-cita tersebut.
  •  Ilmu manajemen mampu memberi fasilitas pemikiran yang konsisten dan terukur dalam membangun perencanaan usaha secara jangka pendek dan panjang.
  • ilmu manajemen dapat menemukan berbagai bentuk kesalahan yang tejadi di suatu organisasi dan menyelesaikan kesalahan tersebut dengan tegas serta terhormat, tanpa menimbulkan permasalahan secara jangka panjang.
  • ilmu manajemen mengedepankan seni dalam setiap tindakannya, karena dengan penggunaan seni setiap pekerjaan menjadi jauh lebih bermuatan kekeluargaan dan menjauhkan kesan keras serta tegang. karena jika tindakan dalam organisasi bersifat keras dan tegang maka memungkinkan terjadinya konflik dan konfrontasi yang bisa merembes pada lemahnya kekuatan internal organisasi.
 Tugas dan Tanggung Jawab Manajer
  1. Top Management
    • Bekerja untuk mengonsep dan mewujudkan visi dan misi perusahaan.
    • Merancang strategi perusahaan secara keseluruhan, termasuk memutuskan kebijakan akuisisi dan merger.
    • Mengedepankan pekerjaan dengan format keputusan bersifat umum (abstrak), dan selanjutnya memerintahkan pihak middle dengan tujuan sesuai dengan yang diarahkannya,
    • Informasi yang diterima oleh pihak top management cukup yang bersifat poin-poin saja, dalam artian hanya executive summary dan tidak perlu harus sampai 500 s/d 1000 halaman. karena pihak top management harus mengambil keputusan secara tepat dan cepat.
    • Manajemen tingkat atas tidak membutuhkan informasi tentang berapa banyak penjualan hari ini, yang diperlukan adalah berapa besar penjualan dari bulan ke bulan dan apakah ada tren (kecenderungan) naik atau turun. sehingga dari informasi ini akan diketahui apa kondisi masa depan yang terjadi.
    • Perangkat yang dibutuhkan oleh top management meliputi DSS dan beberapa perangkat lunak lainnya.

    2. Middle Management
    • Middle management bertugas menjembatani informasi yang berhubungan antara top dan lower management.
    • Mengedepankan konsep efektifitas dalam melaksanakan pekerjaan.
    • Bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh pihak lower management, dan berusaha memperkecil resiko pekerjaan yang akan terjadi nantinya.
    • Middle management bertugas mengkoordinir unit-unit yang ada di lower management.

    3. Lower management
    •  Mengerjakan seluruh pekerjaan yang ditugaskan oleh middle management hingga selesai.
    • Mengedepankan konsep efisiensi dalam bekerja.
    • Melakukan pekerjaan dengan sangat sistematis dan terstruktur, serta menghindari timbulnya kesalahan yang bersifat fatal.
    • Kebutuhan dan pengolahan informasi bersifat maksimal.
    • Kebutuhan akan informasi yang lalu lebih dibutuhkan, karena dan informasi masa lalu tersebut kemudia diolah dengan menggunakan perangkat analisis untuk disusun dan dinarasikan.
    • Lower managemen bertugas melayani unit-unit yang paling bawah.
    • Lower management harus siap bekerja di bawah tekanan.

     Permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh manajer.
    • pemahaman para karyawan dalam bidang ilmu manajemen masih kurang, sehingga banyak persoalan-persoalan yang timbul sebenarnya disebabkan oleh faktor tersebut.
    • masih dibutuhkannya pelatihan dan bimbingan secara jauh lebih intensif kepada para karyawan. dengan tujuan agar hasil kerja (output) lebih berkualitas dan memiliki nilai kompetitif di pasar.
    • sumber-sumber yang dijadikan bahan referensi untuk memahami ilmu manajemen dirasa masih kurang. dimana selama ini banyak buk teks, jurnal, majalah, dan refensi lainnya yang berasal dari luar negeri, sehingga ini menjadi suatu kesulitan pada saat ingin diadopsi ke dalam budaya indonesia yang budayanya berbeda dengan yang ada disini. sehingga pemikiran yang bersumber dari luar ini mempengaruhi pola pikir para manajer indonesia menjadi kapitalis dan bergeser dari konsep timur, terutama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan konflik dari internal dan eksternal.
    • masih lemahnya perangkat undang-undang dan aturan lainnya yang mengatur tentang berbagai kaitannya yang berhubungan dengan manajemen, seperti undang-undang tenaga kerja yang dianggap belum bersifat aspiratif dan benar-benar memihak kepada kaum pekerja serta buruh lainnya.


    Perencanaan adalah pemilihan tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta merencanakan taktik dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

    perencanaan manajemen kinerja adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan dengan melibatkan ilmu dan seni dengan cara merencanakan dan mengatur orang-orang yang ada di suatu organisasi dengan tujuan agar tercapainya suatu tujuan dari kualitas kinerja yang diharapkan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar